Powered By Blogger
http://arif-healthy.blogspot.com/

Friday, October 28, 2011

Metabolisme dan Fungsi Estrogen

Metabolisme dan Fungsi Estrogen: Hati mengubah estradiol dan estron menjadi estriol. Estradiol, estron dan estriol merupakan substrat untuk enzim hepatik, dimana hati mengkonjugasi estrogen untuk membentuk glukuronida dan sulfat. Aktifitas enzim yang melaksanakan reaksi konjugasi ini bervariasi antara berbagai spesies. Hormon steroid yang terkonjugasi bersifat dapat larut dalam air dan tidak terikat dengan protein pengangkut, karena itu hormon estrogen ini mudah disekresikan ke dalam getah empedu, feses dan urin.
Fungsi dari Estrogen
Fungsi utama dari estrogen adalah untuk menimbulkan proliferasi sel dan pertumbuhan jaringan organ-organ kelamin dan jaringan lain yang berikatan dengan fungsi produksi. Pada umumnya hormon ini merangsang ukuran dan jumlah sel dengan meningkatkan kecepatan síntesis protein, rRNA,tRNA,mRNA dan DNA.7

Efek pada uterus dan Organ Kelamin Luar Wanita

Selama masa kanak-kanak, estrogen disekresi hanya dalam jumlah kecil, tetapi pada pubertas, jumlah estrogen yang disekresi di bawah pengaruh hormon-hormon gonadotropin-hipofisis meningkat sampai 20 kali lipat atau lebih. Ovarium, tuba fallopii, uterus, dan vagina semuanya bertambah besar. Juga, genitalia eksterna membesar, dengan deposit lemak pada mons pubis dan labia mayora disertai pembesaran dari labia minora.
Selain itu, estrogen juga mengubah epitel vagina dari tipe kuboid menjadi bertingkat, yang dianggap lebih tahan trauma dan infeksi daripada epitel prapubertas. Terhadap endometrium, estrogen menyebabkan terjadinya proliferasi yang nyata stroma endometrium dan sangat meningkatkan perkembangan kelenjer endometrium yang nantinya akan dimanfaatkan untuk memberikan nutrisi pada ovum yang berimplantasi.



Efek Estrogen pada Tuba Fallopi

Estrogen berpengaruh pada mukosa yang membatasi tuba fallopii, sama dengan efek estrogen pada endometrium uterus. Estrogen menyebabkan jaringan kelenjar berproliferasi, dan yang penting, estrogen menyebabkan jumlah epitel sel-sel bersilia yang membatasi tuba fallopii bertambah banyak. Aktivitas silia juga meningkat dan silia beergerak ke arah uterus. Silia ini membantu mendorong ovum yang telah dibuahi ke arah uterus.4

Efek Estrogen pada Payudara

Estrogen menyebabkan perkembangan jaringan stroma payudara, pertumbuhan sistem duktus yang luas dan deposit lemak pada payudara. Estrogen memulai perumbuhan payudara dan alat-alat pembentuk air susu payudara. Estrogen juga berperan pada pertumbuhan karakteristik dan penampilan luar wanita dewasa. Akan tetapi, estrogen tidak menyelesaikan tugasnya yaitu mengubah payudara menjadi organ yang memproduksi susu.4,7,12

Efek Estrogen pada Tulang Rangka

Estrogen menyebabkan meningkatnya aktivitas osteoblastik. Oleh karena itu, pada pubertas, ketika wanita masuk masa reproduksi, laju pertumbuhannya menjadi cepat selama beberapa tahun. Akan tetapi estrogen juga mempunyai efek poten lainnya terhadap pertumbuhan tulang rangka yaitu, estrogen menyebabkan terjadinya penggabungan awal dari epífisis dengan batang dari tulang panjang. Sebagai akibatnya, pertumbuhan wanita biasanya terhenti beberapa tahun lebih cepat dari pertumbuhan pria. Estradiol juga mempunyai efek anabolik terhadap tulang dan kartilago.

Efek Estrogen pada Pengendapan Protein

Estrogen menyebabkan sedikit peningkatan total protein tubuh, yang terbukti dari adanya keseimbangan nitrogen yang sedikit positif apabila diberikan estrogen. Keadaan ini kemungkinan dihasilkan dari efek pemacu pertumbuhan estrogen pada organ-organ kelamin, tulang dan beberapa jaringan lain.

Efek Estrogen pada Metabolisme dan Deposit Lemak

Estrogen sedikit meningkatkan laju kecepatan metabolisme tetapi hanya kira-kira satu pertiga dari efek yang disebabkan oleh hormon kelamin pria yaitu testosteron. Estrogen juga menyebabkan peningkatan jumlah deposit lemak dalam jaringan subkutan.

Efek Estrogen pada Kulit

Estrogen menyebabkan kulit berkembang membentuk tekstur yang halus dan biasanya lembut. Estrogen juga menyebabkan kulit menjadi lebih vaskular daripada normal.

No comments:

Post a Comment